Resort di Bintan Prioritaskan Ekologi dengan Pembangunan Berkelanjutan

resort di bintan

Sebelum memutuskan tempat berlibur, ada baiknya memerhatikan apakah kawasan tersebut memprioritaskan ekologi atau tidak. Melalui pembangunan berkelanjutan, kawasan yang peduli dengan ekologi seperti resort di Bintan yang populer dengan nama The Anmon Resort. Tempat ini juga menawarkan tenda teepee atau glamping resort agar pengunjung tetap dapat menikmati suasana lingkungan Bintan yang cenderung terjaga alami.


Secara geografis, The Anmon di Teluk Serpong Lagoi juga memungkinkan wisatawan mengamati ekologi Bintan secara detail, yakni melalui pulau-pulau lain yang ada dalam gugusan Kabupaten Bintan. Pasalnya, mayoritas pulau-pulau tersebut tidak terjamah pemukiman sehingga meninggalkan hutan-hutan yang asri. Bahkan, terdapat spesies flora dan fauna langka yang menjadi daya tarik.

Resort di Bintan Pastikan Ekologi Tetap Terjaga Melalui Pembangunan Berkelanjutan

Tahukah Anda dengan pembangunan berkelanjutan, orang-orang di masa depan dapat menikmati potensi alam di Kabupaten Bintan layaknya hari ini, yakni tanpa mengurangi nilai lingkungan atau bahkan sampai merusak potensi tertentu. Dengan demikian, The Anmon Resort menjadi prioritas untuk menghabiskan liburan bermakna sekaligus menjaga ekologi di Bintan melalui liburan menyenangkan.

sederhana, pembangunan berkelanjutan merupakan aktivitas pembangunan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi di masa depan. Dalam aktivitasnya, the Anmon memprioritaskan ekologi, seperti mengolah sampah resort secara profesional, memperkenalkan potensi wisata untuk meningkatkan kesadaran, dan mendukung aktivitas pelestarian. Pasalnya, ekologi merupakan penunjang pariwisata di Pulau Bintan.

1. Pulau Bintan Kaya dengan Flora dan Fauna

Tampaknya, faktor utama penyebab glamping resort kian populer di Pulau Bintan adalah lingkungan. Pulau ini memiliki biodiversitas flora yang tinggi sehingga tersusun vegetasi dominan untuk memanjakan penglihatan. Dengan demikian, Anda seolah-olah berkemah di alam bebas, tetapi tetap memperoleh fasilitas yang nyaman melalui layanan eksklusif The Anmon.


Selain flora, Bintan juga memiliki fauna-fauna endemik, seperti burung, mamalia, reptil, dan amfibi. Mayoritas fauna-fauna tersebut telah dilindungi undang-undang sehingga Anda tidak dapat memburu atau memperjualbelikan. Akan tetapi, tidak masalah jika Anda ingin melihat fauna-fauna ini dengan mata kepala sendiri sekaligus mengabadikan momen melalui kamera.


Sayangnya, flora dan fauna Pulau Bintan cenderung kurang dieksplorasi sehingga memerlukan perhatian pemerintah secara khusus. Padahal, berbagai penelitian perihal flora dan fauna dapat menjadi pendukung di sektor pariwisata, seperti inventarisasi 40 spesies burung di Hutan Bintan oleh Conservation Lab Banyan Tree Lagoi. Kemudian, Bintan dapat berkembang menjadi kawasan ekowisata.

2. Duyung Menjelma Sebagai Ikon Pariwisata Kabupaten Bintan

Resort di Bintan tidak hanya menawarkan potensi wisata daratan, tetapi juga memanjakan pengunjung melalui potensi bahari di sekitar lokasi. Hal ini terbukti melalui ikon pariwisata Kabupaten Bintan yang berasal dari fauna air, yakni duyung yang memiliki nama latin Dugong dugong. Fauna ini juga telah menjadi bagian dari masyarakat lokal.


Sayangnya, duyung tergolong sebagai fauna terancam punah sehingga mendorong pemerintah, masyarakat lokal, pengelola resort, sampai pengunjung untuk meningkatkan kepedulian terhadap ekologi di Bintan. Banyak pihak juga bahu membahu menjaga kelestarian duyung di masa sekarang, sebab duyung dinilai sebagai fauna terancam punah. Kemudian, The Anmon Resort berkomitmen melakukan manajemen berkelanjutan.


Tidak hanya terancam karena rusaknya habitat, tetapi duyung juga terancam oleh aktivitas manusia, khususnya nelayan yang kerap memakai jaring untuk menangkap ikan. Kemudian, duyung yang tanpa sengaja terperangkap memiliki risiko kematian yang besar. Pada umumnya, duyung memiliki habitat di perairan dangkal, yakni di padang lamun untuk mencari makan.

3. Ekologi Mendukung Perkembangan Wisata Bahari

Sadar atau tidak, tanpa ekologi pendukung, Bintan tidak mampu mengembangkan wisata bahari untuk menarik perhatian turis lokal atau mancanegara. Padahal, Kepulauan Riau, di mana Bintan menjadi salah satu pulau penyusunnya menyumbang jumlah wisatawan mancanegara terbesar nomor 3 di Indonesia, yang mana daya tarik utama adalah wisata bahari.


Hal ini disebabkan 96 persen wilayah di Kepulauan Riau adalah lautan. Dengan demikian, orang-orang dapat menemukan beragam pantai dan wisata bawah air di Kabupaten Bintan yang cukup populer. Misalnya adalah kawasan wisata Lagoi sebagai lokasi The Anmon, wisata Pantai Trikora, Pulau White Sand, dan lain-lain. Anda hanya perlu mengatur rencana.


Akan tetapi, tanpa ekologi pendukung, mungkin tempat-tempat ini tidak terlihat seperti sekarang, melainkan tampak memiliki nilai kurang sebab mengalami kerusakan. Oleh karena itu, berbagai pihak mulai berbondong-bondong memerhatikan ekosistem, termasuk mencegah pencemaran untuk mempertahankan kualitas ekologi di Pulau Bintan. Tujuannya untuk meningkatkan kunjungan turis-turis lokal atau mancanegara.

4. Berbagai Tradisi Unik Didukung oleh Ekologi

Resort di Bintan juga menjadi tempat singgah utama untuk menikmati keindahan pulau di barat Indonesia. The Anmon Resort seolah-olah mampu menyuntikkan energi positif melalui nuansa glamping resort, di mana Anda mungkin tertarik mengamati tradisi-tradisi unik yang didukung ekologi di Bintan. Misalnya, suku laut hidup nomaden dan bergantung pada alam.


Sayangnya, hanya beberapa turis beruntung yang dapat mengobservasi tradisi suku laut di Pulau Bintan. Pasalnya, suku ini terus menerus bermigrasi tanpa dipengaruhi modernitas untuk menetap. Oleh karena itu, suku laut mendapat julukan sebagai manusia sampan. Bahkan, pemerintah di Provinsi Kepulauan Riau kerap disulitkan untuk mendata suku tersebut.


Selain itu, juga terdapat tradisi manungkah yang bergantung pada ekologi. Tradisi ini berada di Kampung Gisi, Kabupaten Bintan. Menurut tuturan tetua Kampung Gisi, tradisi manungkah merupakan kebiasaan mencari kerang memakai papan kayu atau populer sebagai mudflats surfing. Tanpa ekologi pendukung, orang-orang tidak dapat menemukan kerang saat pasang surut.

5. Harta Karun di Pulau Pejantan

Kabupaten Bintan tidak sekadar terdiri dari Pulau Bintan, tetapi juga pulau-pulau lain di sekitarnya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya sedikit berjalan-jalan meninggalkan glamping resort untuk mengelilingi Pulau Pejantan sesuai prosedur. Kemudian, kembali untuk menikmati fasilitas eksklusif The Anmon. Pasalnya, Pulau Pejantan juga menawarkan potensi wisata yang besar.


Hal ini bukan tanpa alasan, sebab pada tahun 2017, Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia dan Institute of Critical Zoologist mengumumkan terdapat 350 spesies flora dan fauna baru di Pulau Pejantan. Dari 350 spesies, setidaknya terdapat 40 spesies yang belum teridentifikasi. Dengan demikian, pulau ini dinilai cocok sebagai lokasi wisata populer.


Berdasarkan riset Institute of Critical Zoologist, Pulau Pejantan memiliki potensi untuk wisata alam, wisata diving atau menyelam, wisata goa, wisata panjat dinding, wisata susur hutan, dan wisata konservasi penyu. Akan tetapi, untuk merealisasikan hal ini, pemerintah membutuhkan aturan ketat guna melindungi ekologi, khususnya flora dan fauna endemik.

resort di bintan

Jadi, menjaga ekologi di Bintan merupakan prioritas The Anmon Resort, salah satunya dengan menginisiasi pariwisata bernuansa back to nature melalui glamping resort. Pasalnya, pariwisata berkelanjutan merupakan aspek penting untuk menarik perhatian turis-turis lokal atau mancanegara untuk berlibur dengan resort di Bintan. Sangat menarik, bukan?

EVENT DOMES

SEMANGAT KEBERSAMAAN

Manjakan diri Anda dengan 2 Event Domes kami yang lengkap, dan jadikan ANMON sebagai milik Anda. Dari pernikahan hingga ulang tahun, kami di sini untuk mengubah acara Anda menjadi pengalaman luar biasa yang selalu Anda impikan. Untuk detail lebih lanjut, silahkan menghubungi tim kami yang ramah. di sini.

bus timing
THE COMPASS ROSE

MANJAKAN DIRI, NIKMATI, SATUKAN

Makanan terasa lebih enak saat dimakan bersama-sama. Di sini, manjakan diri Anda dengan berbagai masakan fusion yang terinspirasi dari Mediterania di tengah kumpulan jiwa yang hebat. Beri dan terima dengan sesama - setiap hidangan adalah kesempatan untuk berkoneksi, ajakan untuk awal yang baru.

THE OASIS

AIR BERKILAU DI JANTUNG GURUN

Pesta di The Oasis tidak hanya sekedar bersenang-senang. Pesta di sini menciptakan koneksi murni dan berbeda dengan yang lainnya. Benamkan diri Anda di perairan kami yang sejuk dengan pengapung, dan buat definisi baru tentang bersantai di kolam renang yang dingin dengan pengalaman bioskop outdoor yang unik.

TIPI BAR

SEMANGAT UNTUK
YANG SEJIWA

Tipi Bar kami yang terinspirasi dari gurun menawarkan koktail yang unik, khusus diciptakan oleh para ahli mixologi kami yang telah memenangkan penghargaan. Rangkullah sukma padang pasir melalui berbagai percakapan dan jiwa yang sama dengan Anda.

LAWN

BERPADU DENGAN
MASYARAKAT SEKITAR

Selami inti alam dengan semangat komunitas. Tempat yang ideal untuk acara khusus, ulang tahun, pernikahan, dan lainnya. Dapatkan informasi selengkapnya dari tim kami di sini.

LOBBY

TEMUKAN KEMBALI
DAN TERHUBUNG

Melangkahlah ke bentangan lobi kami yang luas, tempat semua tamu bertemu. Bersantai sore dan berbagi cerita dengan sesama jiwa yang baik.

Dengan fasilitas & kegiatan yang tersedia di lokasi resor, ANMON cocok untuk keluarga dengan anak-anak berusia 5 tahun ke atas.